| |
• My Article
[1]
[2]
[3]
[4]
[5]
[6]
[7]
[8]
[9]
[10]
[11]
[12]
[13]
[14]
[15]
[16]
[17]
[18]
[19]
Category: by Sudiro Sumbodo ROKOK DAN PENERBANGAN
ROKOK DAN PENERBANGAN
Bagi kesehatan telah jelas bahwa rokok sangat merugikan, apalagi bagi individu yang bertugas sebagai penerbang dimana kondisi toleransi hypoxsia sangat berpengaruh pada performa kerjanya.

Apakah hypoxsia itu dan apa hubungannya antar perokok dan bukan perokok dengan hypoxia ? Hypoxia adalah kondisi kurang oksigen. Ini bisa terjadi di ketinggian dimana semakin tinggi maka semakin rendah kadar oksigen. Sedang bagi perokok khususnya perokok berat maka toleransi terhadap hypoxia jelas sangat rendah bila dibandingkan dengan yang bukan perokok. Sebab zat karbon (CO) yang terkandung dalam asap rokok dihisap masuk paru-paru dan masuk kedalam peredaran darah akan mengikat lebih banyak karbon pada Hemoglobin (Hb, sel darah merah) daripada oksigen (O2).
Jika perokok berat mengkonsumsi 20-30 batang rokok per hari maka kira-kira 8 % zat karbon akan tertinggal di sel darah merah. Pada ketinggian permukaan laut (sea level) mungkin tidak terlalu masalah, tapi bila ia berada diketinggian 10,000 feet (dimana kadar oksigen lebih rendah daripada permukaan laut) maka ia mengalami keadaan kurang oksigen seperti seolah-olah ia berada diketinggian 15,000 feet. Tak heran bila perokok berat sering lemas dan mudah pingsan bila dibandingkan yang bukan perokok.
Maka dari itulah seorang penerbang hendaknya berhati-hati terhadap kebiasaan merokoknya ini, jangan sampai kecanduan dan tentu saja yang terbaik adalah berhenti merokok.
Itu kasus dengan penerbang, bagaimana dengan pesawat terbang itu sendiri, apakah juga merugikan ? Jelas. Khususnya dibagian kokpit yang merupakan gudang elektronik dan avionik. Ole karena itu peraturan no smoking area pertama-tama yang wajib diterapkan adalah daerah kokpit.
Dalam asap rokok itu mengandung unsur klorida (Cl), iodia (I), sufur dioksida (SO2) dan sulfur monoksida (SO). Bila ketemu uap air (H2O), dari AC (Air Conditioning) misalnya maka oksida-oksida akan bereaksi menjadi asam.
Reaksi kimianya adalah :
SO2 + H2O --> H2SO4 (asam)
Cl + H2O --> HCl (asam) + O2
Asam-asam ini berbentuk gas dan perlahan-lahan akan menggerogoti peralatan elektronik pesawat yang akan timbul bunyi gemerisik, tentu nantinya akan menyebabkan kegagalan sistem avionik.
Selain efek negatif ternyata ada positifnya dimana nikotin di rokok dapat berfungsi sebagai indikator jika ada kebocoran sistem AC maka asap yang dilewati akan timbul warna kehitaman.
Bagaimanapun semakin lama perusahaan penerbangan yang menyediakan kabin / kursi khusus perokok semakin minim. Alasannya mudah saja karena terbatasnya kadar udara segar di dalam kabin. Toh lebih baik menahan diri daripada mengganggu perjalanan udara demi kenyamanan, keamanan dan keselamatan penerbangan juga.(Sudiro Sumbodo, Jakarta, 2007)
Sumber Pustaka :
- Angkasa, Majalah Bulanan, "Merokok Dalam Pesawat", No.4 Januari 1996
- Angkasa, Majalah Bulanan, "Perokok Dan Ketinggian", No.3 Desember 1990
Category: by Sudiro Sumbodo MOBIL-MOBIL GSE
MOBIL-MOBIL GSE
Bentuknya aneh-aneh dengan berbagai macam tugas khusus tertentu pula. Mobil-mobil GSE (Ground Support Equipment) inilah yang membantu servis pesawat terbang ketika saat berada di bandar udara.
- Mobil Tangga-Banyak tersedia di bandar udara komersial yang berfungsi untuk menaik turunkan penumpang. Tangga ini bisa distel disesuaikan dengan letak pintu dan merapat tepat pada badan pesawat. Biasanya dipakai untuk bandar udara yang belum memiliki telescropic bridge, atau yang lebih dikenal sebagai belalai gajah.
- Mobil Penarik Pesawat-Bentuknya unik, persegi, datar, dan rendah namun tenaganya besar sekali. Ia mampu menarik pesawat sebesar jumbo B-747 sekalipun tanpa kesulitan. Tugasnya menarik, mendorong, ataupun menempatkan pesawat-pesawat besar yang akan berangkat ke posisi siap take off.
- Mobil Katering-Sebuah truk tapi dengan bagian kontainer yang dapat terangkat secara hidrolik. Tujuannya jelas agar dapat memudahkan bongkar muat peralatan katering dan bahan makanan pada kabin pesawat terbang. Selain itu ada pula tipe yang berfungsi bukan sebagai pengangkut katering melainkan untuk orang cacat/memakai kursi roda agar dapat masuk dan keluar dari pesawat dengan mudah.
- Mobil Pengisi Bahan Bakar-Mobil tanker bahan bakar yang umumnya berbentuk tabung. Perbedaan dengan mobil tanker yang biasa adalah memiliki kemampuan pengisian bahan bakar dengan kecepatan lebih dari 4,000 liter/menit.
- Mobil GPU-Mobil ini dilengkapi dengan GPU (Ground Power Unit) yaitu peralatan untuk membantu menghidupkan mesin turbin pesawat.
- Mobil Penghantar Barang-Menghantarkan bagasi dari bawah masuk ke ruang kargo pesawat terbang dengan menggunakan sistem ban berjalan sehingga lebih praktis dan cepat.
- Mobil Fork Lift-Pengangkut barang berat, sama seperti yang dipakai pada industri. Biasanya hanya dipakai di gudang kargo bandara dan digunakan untuk mengangkut dan mengatur barang-barang yang berat.
- Mobil Perbaikan Pesawat-Digunakan untuk perbaikan teknik pada lokasi yang tinggi misalnya pada ekor pesawat. Selain itu juga dipakai untuk membersihkan jendela kokpit maupun untuk pengecatan.
- Mobil Air Minum-Berguna menyuplai air bersih. Dapat mengangkut lebih dari 3,000 liter dan mengisi ke dapur pesawat (galley) dengan kecepatan 100 liter/menit.
- Mobil Pemadam Kebakaran-Disiapkan untuk menghadapi kebakaran yang mungkin terjadi baik kecelakaan maupun pendaratan darurat. Mobil ini ada yang membawa air atau membawa busa karbon dioksida.
- Mobil Pembersih Landasan-Adalah sangat penting menjaga landasan bersih dari Foreign Object Damage (FOD) seperti kerikil, kotoran, air,dsb. yang dapat merusak pesawat khususnya pada mesin.
- Mobil Follow Me-Sesuai namanya, pesawat harus mengikutinya untuk ditunjukan lapangan parkirnya. Bentuknya mobil pickup yang dilengkapi tulisan “Follow Me”.Bisanya bertugas menjemput pesawat yang melakukan taxi dan kemudian berjalan di depan pesawat.(Sudiro Sumbodo, Jakarta, 2007)
Sumber Pustaka :
Angkasa, Majalah Bulanan,"Mobil-Mobil Teman Setia Pesawat Terbang", No.5 Februari 1991
Category: by Sudiro Sumbodo FUNFLY JOKES
FUNFLY JOKES
Seorang wanita untuk pertama kalinya naik pesawat terbang dan duduk dekat jendela diatas sayap.
Ketika take off, pesawat terbang menembus kabut tebal dan pilot membiarkan lampu jelajahnya tetap menyala.
Selama setengah jam wanita ini memandang lampu yang berkedap-kedip diujung sayap lalu segera memanggil pramugari.
Ia berkata,"Maaf Mbak, tolong beritahu pilot, dia lupa mematikan lampu sein kanan !"
----
Seorang penjemput marah-marah kepada petugas penjual tiket karena pesawat yang ditunggu-tunggu mengalami keterlambatan.
"Saya tak mengerti,"katanya."Bagaimana mungkin sesuatu yang berkecepatan 1,000 km/jam lebih koq bisa terlambat ???"
----
Dua orang pelajar datang terlambat ke sekolah.
Alasan siswa I :"Saya bermimpi terbang dengan pesawat jet pribadi mengelilingi dunia dan mengunjungi banyak negara. Itulah kenapa saya datang terlambat."
Alasan siswa II :"Saya bermimpi jadi... kopilotnya, makanya saya juga ikut terlambat !"
|
|
|
|